0
POPSTeuku Wisnu Coba deh perhatikan foto-foto Teuku Wisnu (22) ketika masih berusia belasan tahun? Mau tersenyum, boleh saja. Mau garuk-garuk kepala, tidak jadi soal. Mau tertawa, ya bebas. Siapa pun sepakat, model rambut Wisnu jadul (jaman dulu) dan cupu (culun) habis. Beda dengan sekarang yang berponi dan tertata rapi. Saat disinggung soal itu, Wisnu yang ditemui di kampusnya, belum lama ini, menjawab dengan enteng sambil tersenyum tersipu malu, “Saya nggak memerhatikan jidat saya yang jenong. Makanya, banyak yang menertawakan foto saya kecil. ‘Jidat gede, tapi (model) rambut ke belakang!’ begitu kata teman-teman. Sekarang sih model rambut saya ada poninya untuk nutupi jenong saya, hehehe.”
0
POPSNarkotika di Dunia Selebriti Dari pemeriksaan terungkap, pelantun lagu Zakia ini positif mengonsumsi narkoba shabu. Bahkan, musisi berambut kribo ini diduga terlibat jaringan narkoba internasional. Sebab barang bukti yang ada di kediamannya memiliki kesamaan dengan yang ditemukan di Taman Angggrek. Mantan personel God Bless, Jockie Suryoprayogo menyatakan mengetahui jika Iyek di waktu lampau memang pengguna narkoba. Namun, kebiasaan buruk itu telah dihentikannya. Namun pemegang keyboard ini curiga pada tahun 2004. Dia melihat banyak sifat Iyek yang dikenalnya 34 tahun berubah. Menurut Jockie, Iyek menjadi sangat emosional. Padahal Iyek yang dikenal dulu adalah sosok yang baik dan rendah. Jockie menambahkan, dirinya pernah menjadi junkies--pemakai morfin dan heroin. "Jadi sekarang ini Anda tak perlu menjelaskan Anda memakai atau tidak," kata dia dalam Topik Minggu Ini, Rabu (28/11).
0
POPSCece, Anggota Sindikat Narkoba Internasional 
Sementara Lim Jit Wee dan Cua Lik Chang alias Asop bertugas memasarkan ekstasi ke sejumlah bandar. Sindikat ini juga dibantu tiga orang Indonesia yakni Lim Pik Kiong, Monas, dan Thio Bok An. Ketiga orang itu mengedarkan ekstasi ke sejumlah pengguna. Jaringan sindikat ini juga sudah membebaskan enam anggotanya yang sempat ditahan di India. Wnam warga Cina itu kini berada di Thailand dan akan masuk ke Indonesia untuk mendirikan pabrik shabu. Kabarnya mereka telah menyelundupkan sekitar 10 juta pil ekstasi ke Indonesia dengan kapal laut dari Belanda dengan dua kali pengiriman. Sepak terjang sindikan Steven ini terkuak dalam penggerebekan di Taman Anggrek. Hampir setengah juta ekstasi disita dari sindikat ini sudah empat bulan beroperasi di Indonesia. Polisi juga menyita hampir Rp 2,5 miliar dan US$ 600 ribu. Dalam kasus ini, polisi bekerja sama dengan Interpol untuk mengejar tiga warga Malaysia yang bertugas sebagai pimpinan sindikat ini [baca: Polisi Kejar Gembong Narkoba ke Malays
0
POPSIyek Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional Jika memang ia menyembunyikan seorang buronan maka besar kemungkinan artis ini akan ditahan. Polisi juga terus menyelidiki keterlibatan Iyek dalam jaringan ekstasi internasional yang melibatkan beberapa warga negara Malaysia. Pekan lalu, polisi menemukan 490 ribu ekstasi dan menangkap lima tersangka termasuk dua WN Malaysia. Tiga WN Malaysia dinyatakan buron dan diduga salah satunya menginap di rumah Iyek. Kasus ini juga menyeret dua karyawan Bea dan Cukai Tanjung Priok sebab diduga ikut membantu masukkan ratusan ribu ekstasi dari Malaysia yang dicampur dengan jagung. (*/boo)