0
POPSSukmawati Ditetapkan Sebagai Tersangka
15/11/2008 06:33 - Pemilu 2009 Sukmawati Ditetapkan Sebagai Tersangka Liputan6.com, Depok: Ketua Umum Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, Sukmawati Sukarnoputri, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu saat mendaftar sebagai calon anggota legislatif. Demikian disampaikan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal Abu Bakar Nataprawira, di sela-sela acara ulang tahun Brigade Mobil di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (14/11). Menurut Abu Bakar, penyidik masih mendalami kasus ini. Mengacu Undang-undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif, Sukmawati diancam hukuman minimal kurungan 36 bulan dan maksimal 72 bulan. Atau, denda minimal Rp 36 juta dan maksimal Rp 72 juta. Sukmawati diduga menggunakan ijazah palsu SMA Negeri 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, sebagai syarat untuk menjadi caleg dari PNI Marhaenisme. Sukmawati sendiri telah mundur sebagai caleg begitu dugaan ijasah palsu ini mulai terkuak [baca: KPU Serahka
0
POPSDemonstran: Jangan Pilih Calon Bupati Korup! ”Kasus ini sebenarnya sudah mencuat sejak awal tahun 2006. Tapi hingga kini proses penyidikannya tak kunjung tuntas di tingkat Kejati Banten. Oleh karena itu, kami minta pihak berwenang segera menuntaskan penanganan kasus itu,” ujar Ferhat, Ketua Formasi Tangerang di sela-sela aksi. Setelah berorasi selama 30 menit, perwakilan dari para demonstran akhirnya diterima oleh Kapuspen Kejagung Agus Winoto. Selain membuat laporan pengaduan atas lambannya penanganan kasus JLS, Ferhat dan rekan-rekan juga mendesak Kejagung agar lebih serius menangani kasus tersebut. Menanggapi desakan itu, Agus Winoto berjanji akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten guna mempercepat proses hukum atas kasus itu.
0
POPS Fachry Albar Tak Terbukti, Boleh Pulang Menurut dia, kasus Fachry sangat berbeda dengan kasus ayahnya. "Ada dugaan kuat Ahmad Albar dengan sengaja menyembunyikan tersangka Jenny. Ketika digrebek dia ada, Jenny pun ada, dan uji urine Ahmad Albar positif," ucapnya. Dia menambahkan, dalam pekan ini akan diadakan rekonstruksi penggrebekan di rumah Ahmad Albar di Jalan Kedondong, Cinere, Depok, Jawa.Barat.
0
POPSNarkotika di Dunia Selebriti Dari pemeriksaan terungkap, pelantun lagu Zakia ini positif mengonsumsi narkoba shabu. Bahkan, musisi berambut kribo ini diduga terlibat jaringan narkoba internasional. Sebab barang bukti yang ada di kediamannya memiliki kesamaan dengan yang ditemukan di Taman Angggrek. Mantan personel God Bless, Jockie Suryoprayogo menyatakan mengetahui jika Iyek di waktu lampau memang pengguna narkoba. Namun, kebiasaan buruk itu telah dihentikannya. Namun pemegang keyboard ini curiga pada tahun 2004. Dia melihat banyak sifat Iyek yang dikenalnya 34 tahun berubah. Menurut Jockie, Iyek menjadi sangat emosional. Padahal Iyek yang dikenal dulu adalah sosok yang baik dan rendah. Jockie menambahkan, dirinya pernah menjadi junkies--pemakai morfin dan heroin. "Jadi sekarang ini Anda tak perlu menjelaskan Anda memakai atau tidak," kata dia dalam Topik Minggu Ini, Rabu (28/11).
0
POPSAhmad Albar Dipindahkan ke Mabes Polri Selama diperiksa, kondisi kesehatan pria kelahiran Surabaya ini sempat merosot. Menurut Farhat Abas, Iyek sempat diperiksa dokter. Selain Ahmad Albar polisi juga mengejar anaknya, Fahri Albar yang juga diduga terlibat kasus ini. Polisi berharap Fahri segera menyerahkan diri. Pemeriksaan Ahmad Albar dan penangkapan Fahri diperlukan polisi untuk menelusuri keterlibatan keduanya sebagai pemakai dan sangkaan persengkongkolan mereka. Keduanya diduga terlibat jaringan narkoba yang ditangkap polisi di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat pekan lalu.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
0
POPSCece, Anggota Sindikat Narkoba Internasional 
Sementara Lim Jit Wee dan Cua Lik Chang alias Asop bertugas memasarkan ekstasi ke sejumlah bandar. Sindikat ini juga dibantu tiga orang Indonesia yakni Lim Pik Kiong, Monas, dan Thio Bok An. Ketiga orang itu mengedarkan ekstasi ke sejumlah pengguna. Jaringan sindikat ini juga sudah membebaskan enam anggotanya yang sempat ditahan di India. Wnam warga Cina itu kini berada di Thailand dan akan masuk ke Indonesia untuk mendirikan pabrik shabu. Kabarnya mereka telah menyelundupkan sekitar 10 juta pil ekstasi ke Indonesia dengan kapal laut dari Belanda dengan dua kali pengiriman. Sepak terjang sindikan Steven ini terkuak dalam penggerebekan di Taman Anggrek. Hampir setengah juta ekstasi disita dari sindikat ini sudah empat bulan beroperasi di Indonesia. Polisi juga menyita hampir Rp 2,5 miliar dan US$ 600 ribu. Dalam kasus ini, polisi bekerja sama dengan Interpol untuk mengejar tiga warga Malaysia yang bertugas sebagai pimpinan sindikat ini [baca: Polisi Kejar Gembong Narkoba ke Malays
0
POPSAhmad Albar Ditahan, Fahri Albar Diburu Sementara itu, pemeriksaan terhadap Ahmad Albar di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) di kawasan Cawang, Jakarta Timur, berlangsung hingga Rabu (28/11) dini hari. Belum diperoleh keterangan seputar pemeriksaan tersebut. Beberapa artis yang sempat datang, tak memberikan keterangan saat keluar dari Gedung BNN. Mereka mengaku belum bertemu dengan Ahmad Albar. Selang beberapa saat, tiga tersangka warga Malaysia yang ditangkap karena menyimpan ribuan butir ekstasi di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, terlihat meninggalkan Gedung BNN menggunakan dua buah mobil.(ADO/Deden Yulianes)
0
POPSAhmad Albar Kesandung Kasus Ganja? Sementara orang rumah Iyek, mengaku tidak terjadi apa-apa. Mereka berkilah kalau mantan suami Rini S Bono masih berada di studio dalam persiapan show di Malaysia mendatang. Dari rumor terakhir pihak-pihak terkait bakal mengadakan preskon secepatnya mengenai hal ini. (kpl/wwn)
0
POPSIyek Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional Jika memang ia menyembunyikan seorang buronan maka besar kemungkinan artis ini akan ditahan. Polisi juga terus menyelidiki keterlibatan Iyek dalam jaringan ekstasi internasional yang melibatkan beberapa warga negara Malaysia. Pekan lalu, polisi menemukan 490 ribu ekstasi dan menangkap lima tersangka termasuk dua WN Malaysia. Tiga WN Malaysia dinyatakan buron dan diduga salah satunya menginap di rumah Iyek. Kasus ini juga menyeret dua karyawan Bea dan Cukai Tanjung Priok sebab diduga ikut membantu masukkan ratusan ribu ekstasi dari Malaysia yang dicampur dengan jagung. (*/boo)
1
POPSRoy Marten dalam Jerat Sindikat Narkoba 25/11/2007 14:48 Sigi Roy Marten dalam Jerat Sindikat Narkoba Roy dibekuk bersama empat rekannya. Yakni Hartanto alias Kong Kho Hong, Freddy Mattatula, Didit Kesit Cahyadi, dan Windayani. Dari mereka, polisi mendapati barang bukti berupa 1,5 ons shabu, bong atau alat penghisap, alumunium foil, bungkus dan sisa shabu, telepon seluler, serta korek api. Hasil tes urine dan darah menunjukkan, Roy, Hong, Didit, Freddy, dan Winda positif mengonsumsi psikotropika jenis amphetamin alias shabu.